Pages

Thursday, March 15, 2012

es-krim paling enak di DUNIA


Aku senang menyajikan es krim yang bisa masuk ke buku rekor sebagai dessert paling lezat yang pernah dibuat, Every Topping under the Sun-dae.

Ide untuk ramuan lezat ini bermula dari orang-orang di TopCultured, yang mengira mereka es krim Col Stone raksasa ini bisa lebih lezat jika mereka mengisi semua topping kedalam es krimnya. Jadi mereka mencampur semua 40 topping itu (!!!) kedalam salah satu bagian nikmat dari surga, dan satu orang pergi melalui “siksaan” jika memakan semuanya. Dalam kasus ini Anda bertanya-tanya, ia memakan Every Topping under the Sun-dae, dan dia masih bisa untuk menceritakan rasanya.
Es krim ini terdiri dari 1 liter es krim yang manis, 1 liter krim Oreo mengisi es krim ini dan 40 topping lainnya.








Ini 40 Topping eskrim di jadikan satu…
ehm kebayang enaknya…yummy

Tuesday, March 13, 2012

cara memilih jurusan yang tepat

Anda lulus Ujian Nasional dengan hasil gemilang masih banyak tantangan yang  menghadang kita seperti merencanakan dan menentukan langkah selanjutnya.  Apakah mau masuk perguruan tinggi, jurusan apa yang dipilih, dsb. Bagi anak  yang sudah mengetahui apa bakat dan minatnya dan terbiasa mengambil  keputusan sendiri, tidak banyak mengalami kendala dalam memilih jurusan.
Masalahnya di masa ini banyak siswa SMA yang sulit ambil keputusan karena  tidak tahu apa bakat dan minatnya, dan banyak yang belum menemukan potensi  dirinya, tidak terbiasa mengambil keputusan sendiri bahkan untuk hal-hal  yang terkait dengan kepentingannya, sehingga bingung ketika harus memilih  jurusan dan perguruan tinggi.
Belum lagi gaya ikut-ikutan teman agar ketika  kuliah sudah memiliki teman yang telah dikenal, atau juga karena mengikuti  pacar. Kebingungan siswa ada pula yang disebabkan sikap orang tua yang  memaksakan anak memilih jurusan yang ditentukan orang tua, bukan kemauan dan  minat anaknya. Dampak Dari Salah Memilih Jurusan Banyak orang berpandangan,  pilihlah jurusan yang gampang (gampang masuk dan gampang lulus), supaya  gampang dapat pekerjaan dan gajinya besar, regardless sesuai minat atau tidak.
 
Sebenarnya pandangan ini perlu ditinjau ulang karena memilih suatu  jurusan bukanlah persoalan yang mudah. Dalam memilih jurusan, siswa perlu  memperhitungakan beberapa faktor seperti kemampuan, minat, bakat,  kepribadian, dll. Salah memilih jurusan punya dampak yang signifikan  terhadap kehidupan anak di masa mendatang. Apa saja dampaknya ? Problem  psikologis Mempelajari sesuatu yang tidak sesuai minat, bakat dan kemampuan,  merupakan pekerjaan yang sangat tidak menyenangkan, apalagi kalau itu bukan  kemauan / pilihan anak, tapi desakan orang tua. Belajar karena terpaksa itu  akan sulit dicerna otak karena sudah ada blocking emosi. Kesal, marah,  sebal, sedih, itu semua sudah memblokir efektivitas kerja otak dan  menghambat motivasi. Anak kemungkinan akan berusaha setengah mati supaya  hasilnya baik, but at the cost of his/her being. Dia mengabaikan panggilan  hidupnya, perasaannya, demi orangtua. Kepahitan dan kegetiran, marah,  penyesalan dan penasaran bisa jadi membayangi setiap langkah hidup anak.  Akan tambah sedih lagi ketika dia melihat teman-temannya bisa berbahagia di  atas kehidupan yang mereka pilih sendiri. Kalau anak yang dari keluarga  berduit, bisa saja dengan mudahnya pindah kuliah, tapi buat mereka yang  ekonominya pas pas-an, ini bisa menjadi dilemma berat. Kalau tidak ikut  saran orang tua, anak merasa bersalah karena orang tua sudah susah-susah  membiayai kuliah, tapi kalau mengikuti kehendak orang tua, anak tertekan  karena mengabaikan panggilan jiwa.
 
Memilih jurusan sesuai dengan saran teman atau trend, padahal tidak sesuai dengan minat diri juga punya dampak  psikologis, yakni menurunnya daya tahan terhadap tekanan, konsentrasi dan menurunnya daya juang. Apalagi kalau pelajaran kian sulit, masalah semakin  bertambah, bisa menyebabkan kuliah terancam terhenti di tengah jalan. 
Problem akademis Problem akademis yang bisa terjadi jika salah mengambil  pilihan, seperti prestasi yang tidak optimum, banyak mengulang mata kuliah  yang berdampak bertambahnya waktu dan biaya, kesulitan memahami materi,  kesulitan memecahkan persoalan, ketidakmampuan untuk mandiri dalam belajar,  dan buntutnya adalah rendahnya nilai indeks prestasi. Selain itu, salah  memilih jurusan bisa mempengaruhi motivasi belajar dan tingkat kehadiran.  Kalau makin sering tidak masuk kuliah, makin sulit memahami materi, makin  tidak suka dengan perkuliahannya akhirnya makin sering bolos. Padahal,  tingkat kehadiran mempengaruhi nilai. Problem relasional Salah memilih  jurusan, membuat anak tidak nyaman dan tidak percaya diri. Ia merasa tidak  mampu menguasai materi perkuliahan sehingga ketika hasilnya tidak memuaskan,  ia pun merasa minder karena merasa dirinya bodoh, dsb hingga dia menjaga  jarak dengan teman lain, makin pendiam, menarik diri dari pergaulan, lebih  senang mengurung diri di kamar, takut bergaul karena takut kekurangannya  diketahui, dsb. Atau, anak bisa jadi agresif karena kompensasi dari  inferioritas di pelajaran. Karena dia merasa kurang di pelajaran, maka dia  berusaha tampil hebat di lingkungan sosial dengan cara missal, mendominasi, mengintimidasi anak yang dianggap lebih pandai, dsb.
 
Bagaimana Memilih  Jurusan Agar Tepat? Memilih jurusan pada dasarnya merupakan sebuah proses  yang sudah dimulai sejak masa anak-anak. Kesempatan, stimulasi, pengalaman  apa saja yang diberikan pada anak sejak kecil secara optimum dan konsisten,  itu akan menjadi bekal, modal dan fondasi minat dan bakatnya. Makin banyak  dan luas exposure-nya, makin anak tahu banyak tentang dirinya, tapi makin  sedikit exposure nya, makin sedikit juga pengetahuan anak tentang dirinya.  Menurut Gunadi et al (2007), ada beberapa prinsip yang perlu diperhatikan  dalam melakukan pemilihan jurusan agar jurusan yang dipilih tepat, yaitu:  Mencari informasi secara detil mengenai jurusan yang diminati. Sebelum  memilih jurusan, hendaknya anak punya informasi yang luas dan detil, mulai  dari ilmunya, mata kuliahnya, praktek lapangan, dosen, universitasnya,  komunitas sosialnya, kegiatan kampusnya, biaya, alternative profesi kerja,  kualitas alumninya, dsb.Menyadari bahwa jurusan yang dipilih hanya merupakan  salah satu anak tangga awal dari dari proses pencapaian karir. Anak perlu  tahu realitanya, bahwa jurusan yang dipilih tidak menjamin kesuksesan masa  depannya. Jangan dikira bahwa dengan kuliah di jurusan tersebut maka  hidupnya kelak past sukses seperti yang di iklankan.
 
Jurusan yang dipilih  sebaiknya sesuai dengan kemampuan dan minat siswa yang bersangkutan. Jika  seorang siswa memilih jurusan sesuai dengan kemampuan dan minatnya, maka  dirinya akan mampu bertahan dalam menghadapi kesulitan-kesulitan selama  kuliah, namun jika dirinya tidak memiliki kemampuan dan minat dalam jurusan  yang dipilih, bisa mempengaruhi motivasi belajar seperti yang telah  dijelaskan di atas. Berpikiran jauh ke depan melihat konsekuensi dari setiap  pilihan, apakah mampu menjaga komitmen dan konsekuensi kerja sebagai akibat  dari pilihan itu? Di setiap pilihan pasti ada konsekuensi profesi, jangan  sampai ingin punya status tapi tidak ingin menjalani konsekuensinya. Jangan  sampai ingin jadi dokter tapi tidak siap mendapatkan panggilan mendadak  tengah malam dari pasiennya; ingin jadi tentara tapi takut berperang; ingin  jadi guru tetapi tidak sabar / tidak senang disuruh menghadapi anak murid.  Jadi, kalau sudah punya cita-cita, siapkan mental, fisik dan komitmen untuk  mau belajar menghadapi tantangannya. Jurusan yang dipilih sebaiknya sesuai  dengan cita-cita anak. Setiap anak pasti memiliki cita-cita. Jika anak  bercita-cita menjadi psikolog maka sebaiknya memilih jurusan psikologi bukan  jurusan sosiologi atau yang lainnya. Jika ingin menjadi dokter, ya harus  mengambil kuliah kedokteran. Pelajari bidang studi yang mempunyai beberapa  proses. Misalnya, anak kelak ingin menjadi dokter bedah, maka terlebih  dahulu harus menjalani kuliah di kedokteran umum.
 
Menyiapkan beberapa  alternatif. Alangkah baiknya jika anak memiliki lebih dari satu alternative  untuk menjaga jika dirinya tidak masuk di alternative pertama, maka masih  ada kesempatan di alternative berikutnya. Pemilihan alternative studi harus  pun diupayakan yang masih sesuai dengan minat dan kemampuan anak, bukan  karena pilihan yang paling besar kemungkinan diterima padahal tidak sesuai  minat. Mengoptimalkan peran sekolah, guru dan guru Bimbingan Konseling  Dukungan bagi anak selain dari orang tua, juga di peroleh dari guru di  sekolah, baik guru kelas, guru mata pelajaran maupun guru bimbingan  konseling. Ada beberapa hal yang dapat dilakukan oleh pihak guru untuk  membantu mengarahkan anak didik mereka kelak dalam menentukan pilihan bidang  studi / jurusan : Mengamati dan mencermati perkembangan kemampuan  intelektual murid. Kemampuan intelektual sangat penting di masa kuliah, agar  mudah menangkap materi dan meminimalisir hambatan yang berat. Kemampuan  intelektual ini biasanya dapat dilihat dari prestasi belajarnya selama di  sekolah mulai dari catur wulan awal. Guru kelas bekerja sama dengan guru  bimbingan konseling memonitor perkembangan anak didik agar masalah yang  terjadi di tengah jalan dapat di tangani sebelum menjadi masalah yang berat.  Memberikan tes minat bakat menjadi salah satu cara untuk mengeksplorasi  minat dan bakat anak. Tes minat bakat biasanya dilakukan ketika anak masih  belum dapat memutuskan ke mana minat dan bakatnya sementara banyak  alternative jurusan yang dapat dia pilih.
 
Memberikan penjelasan pada orang  tua mengenai pemilihan jurusan dan bentuk dukungan untuk anak. Sejak awal  mula sekolah, para guru bisa menghimpun para orang tua untuk ikut mencermati  kemampuan, minat, bakat anaknya supaya baik orang tua bisa berpartisipasi  dalam mengarahkan anak memilih jurusan yang tepat. Memberikan bimbingan pada  anak didik untuk tetap tekun dalam masa kuliah, mampu mendorong / memotivasi  diri sendiri serta mampu melawan virus-virus kebosanan yang muncul.  Menyiapkan mental anak didik dalam berbagai bentuk latihan dan tempaan, agar  mereka tidak hanya siap materi namun juga siap mental menghadapi tekanan dan  tantangan yang akan dihadapi. Sejak awal, peran sekolah ini sangat penting  karena pola pikir, minat, prestasi anak sedikit banyak dipengaruhi oleh apa  yang ia peroleh di sekolah dan juga apa yang terjadi di sekolah. Misalnya,  kalau sekolah itu berkualitas dan berprestasi, maka anak pun akan memilih  yang berkualitas, bukan yang sekedarnya atau seadanya. Apalagi, kalau  sekolah tersebut perlunya kerja sama dengan lembaga pendidikan lain, atau  perguruan tinggi yang berkualitas baik di dalam maupun di luar negeri, hal  ini membuat anak punya benchmark universitas maupun target pilihan jurusan  yang tinggi.
 
Jika pihak sekolah punya standard kualitas mutu yang tinggi,  maka biasanya para guru juga akan mendorong anak didik mereka untuk mencapai  target yang tinggi (berkualitas) misalnya supaya bisa diterima di beberapa  perguruan tinggi yang dikenal terbaik dalam beberapa jurusan. Mengoptimalkan  dukungan Orang Tua Peran orang tua sangat penting dalam mendukung anak  menentukan pilihan dan jalan hidup mereka. Itu sebabnya, sering dikatakan  bahwa pada saat anak tumbuh remaja, posisi orang tua bukan lagi orang tua  seperti dulu tapi lebih sebagai teman. Orang tua bisa menjadi tempat curhat  dan konsultasi yang nyaman, tanpa harus cemas kalau-kalau mereka tidak punya  hak suara. Di atas telah dijelaskan dampak psikologis, akademis dan sosial  kalau orang tua lah yang menentukan pilihan tanpa melihat minat dan bakat  anaknya sendiri. Apalagi, dengan referensi informasi yang mungkin sekali  lebih terbatas dari anaknya, jangan sampai orang tua merasa pendapatnya  paling benar padahal pendapatnya berdasarkan informasi yang sudah  kadaluwarsa, tidak up to date lagi. Selain itu, orang tua juga perlu  mengevaluasi motivasi dan ambisi nya masing-masing, karena tanpa sadar orang  tua mengarahkan anak untuk menyelesaikan keinginan dan ambisi tak  sampainya di masa lalu. Padahal, anak itu bukanlah parent's extension. 
Dipastikan saja, bahwa pilihan anak bukanlah karena ambisi orang tua, atau  karena kecemasan dan cara berpikir yang keliru dalam mempersepsi masa depan  anak. Misalnya, anak memilih jurusan sastra karena mampu dan sesuai minat,  tapi tidak disetujui orang tua karena menurut mereka, akan susah cari kerja.  Orang tua perlu memastikan saja, apa motivasi anak memilih jurusan yang dia  inginkan. Mengajak anak menganalisa motivasi dan alasan, akan lebih  menguntungkan karena anak akan mencoba menerapkan cara berpikir analitis  yang serupa ketika memilih dan memilah jurusan yang lain. Ajak anak untuk  mencari contoh kongkrit (orang yang sudah lebih dahulu kuliah dan atau  kerja) dari dampak salah memilih karena sebab-sebab tertentu, misalnya :  pengaruh teman, suruhan orang tua, asumsi yang keliru.
 
Alangkah baiknya jika  orang tua bisa membantu anak mencari informasi mengenai sekolah-sekolah yang  berkualitas dan membiarkan anak melihat plus minusnya secara kongkrit.  Diskusikan secara terbuka factor apa saja yang jadi potensi kendala dan  bagaimana strategi solusinya. Dengan demikian, akan tercipta komunikasi yang  terbuka dan positif, anak merasakan dukungan dan komitmen orang tua,  sehingga anak pun diharapkan tergugah untuk menjaga komitmen dan  keseriusannya terhadap pilihan studinya. Mengoptimalkan peran social network  Punya banyak teman dan luasnya jaringan sosial bisa memberikan keuntungan  positif. Baik orang tua maupun anak bisa saling bertukar informasi dengan  yang lain mengenai segala sesuatu yang berkaitan dengan pilihan studi.Kalau  mencari sendiri butuh waktu yang lama, maka kalau saling bertukar informasi,  tentu akan lebih efektif dan efisien. Namun yang perlu diingat adalah bahwa  orang tua tetap harus obyektif dan rasional, karena salah-salah jadi mudah  terpengaruh dan terikut pendapat orang yang belum tentu benar. Yang kita  cari adalah informasi faktual bukan gossip-nya. Tak dapat dipungkiri bahwa  untuk memilih suatu jurusan dibutuhkan pertimbangan yang matang serta  kemampuan untuk mengenali kelebihan dan kekurangan diri. Seiring dengan  eksplorasi minat dan bakat, anak pun perlu di arahkan untuk menjadi pribadi  yang bertanggung jawab atas pilihannya. Anak perlu diajarkan untuk mandiri  dan mampu memotivasi diri sendiri, disiplin, dan serius belajar sebagai  perwujudan dari komitmen atas pilihan hidupnya. Jika menjumpai kendala,  tidak mudah putus asa apalagi berhenti di tengah jalan atau ganti haluan.  Semoga dengan pembahasan ini dapat memberi manfaat.  

Thursday, March 8, 2012

tips memilih sekolah yang baik




Belum lama ini para orang tua sibuk mencari sekolah untuk anak-anaknya,hilir mudik ke sekolah yang diinginkan dengan bermodalkan nilai ijazah,terbersit di hati saya ada rasa kagum ,karena orang tua sekarang sangatlah peduli terhadap nasib anak-anaknya ke depan.
Katakanlah Pak Andi,ia berprofesi sebagai guru seni rupa, di salah satu sekolah,ia berujar ‘anaknya harus lulus masuk ke SMP Negeri pilihan,karena ia melihat nilai rata-rata di ijazah anaknya  tinggi,untuk SD nilai rata-rata 2.7 adalah nilai yang lumayan pada saat itu,akhirnya ia pun mendaftarkan anaknya.Dengan proses yang sedemikian rupa akhirnya anaknya pun di terima ,rasa bangga tersirat di wajahnya yang sedikit keriput.
Setahun kemudian pak Andi berkata kepada saya,saya cukup senang karena telah memberi les untuk anak selama ia di Sekolah Dasar ,karena sekarang ia bisa masuk SMP negeri, di sana saya tidak dibebankan   biaya apapun terlebih lagi kualitasnya bagus.
Itulah sedikit gambaran dari masyarakat kita sekarang,selain mencari sekolah yang bebas biaya pastinya harus berkualitas.
jika ingin sedikit membahas apa saja kriteria Sekolah Yang Baik,mungkin diantaranya adalah :

1.Kualitas. bagaimana cara menentukan sekolah tersebut berkualitas atau tidak. Di sekolah pada umumnya ada istilah akreditasi atau kegiatan penilaian  sekolah,penilaian tersebut  secara sistematis yang nantinya untuk menentukan kelayakan dan kinerja sekolah.dan hasil dari akreditasi tadi,sekolah akan mendapatkan pengakuan dari BAN (Badan Akreditasi Nasional) yang merupakan bagian dari Kementrian Pendidikan. jika hasil akreditasi A,maka bagus sekolahnya  tapi jika C mungkin perlu banyak evaluasi.

2. Jarak,mungkin ini bersifat relatif,tapi meskipun begitu tetap menjadi acuan,karena jika anak mendapatkan sekolah yang bagus namun jaraknya terlalu jauh,energinya akan habis di perjalanan,dan konsentrasi belajar di kelas akan kurang bahkan tidak sama sekali karena kelelahan.

3.Kurikulum.ibarat memakan pisang goreng,kurikulum merupakan pisang dari pisang goreng tersebut,mengingat sekarang era globalisasi dimana anak di tuntut untuk bisa berbahasa inggris secara aktif dan fun, mungkin bisa memilih sekolah yang berkurikulum nasional plus atau Internasional.

4. Biaya,hal terakhir ini merupakan kunci utama,karena orang tua mana yang tidak menginginkan anaknya mendapatkan pendidikan yang bagus dan terbaik,namun yang perlu diketahui tidak semua sekolah yang bagus harus selalu mahal,maka dari itu carilah sekolah yang bagus dengan biaya yang murah.

telepon genggam

Telepon selular (ponsel) atau telepon genggam (telgam) atau handphone (HP) atau disebut pula adalah perangkat telekomunikasi elektronik yang mempunyai kemampuan dasar yang sama dengan teleponmobile) dan tidak perlu disambungkan dengan jaringan telepon menggunakan kabel (nirkabel; wireless). Saat ini Indonesia mempunyai dua jaringan telepon nirkabel yaitu sistem GSM (Global System for Mobile Telecommunications) dan sistem CDMA (Code Division Multiple Access). Badan yang mengatur telekomunikasi seluler Indonesia adalah Asosiasi Telekomunikasi Seluler Indonesia (ATSI). konvensional saluran tetap, namun dapat dibawa ke mana-mana (portabel,

Sejarah

Penemu sistem telepon genggam yang pertama adalah Martin Cooper, seorang karyawan Motorola pada tanggal 03 April 1973, walaupun banyak disebut-sebut penemu telepon genggam adalah sebuah tim dari salah satu divisi Motorola (divisi tempat Cooper bekerja) dengan model pertama adalah DynaTAC. Ide yang dicetuskan oleh Cooper adalah sebuah alat komunikasi yang kecil dan mudah dibawa bepergian secara fleksibel.
Cooper bersama timnya menghadapi tantangan bagaimana memasukkan semua material elektronik ke dalam alat yang berukuran kecil tersebut untuk pertama kalinya. Namun akhirnya sebuah telepon genggam pertama berhasil diselesaikan dengan total bobot seberat dua kilogram. Untuk memproduksinya, Motorola membutuhkan biaya setara dengan US$1 juta. “Pada tahun 1983, telepon genggam portabel berharga US$4 ribu (Rp36 juta) setara dengan US$10 ribu (Rp90 juta).
Setelah berhasil memproduksi telepon genggam, tantangan terbesar berikutnya adalah mengadaptasi infrastruktur untuk mendukung sistem komunikasi telepon genggam tersebut dengan menciptakan sistem jaringan yang hanya membutuhkan 3 MHz spektrum, setara dengan lima channel TV yang tersalur ke seluruh dunia.
Tokoh lain yang diketahui sangat berjasa dalam dunia komunikasi selular adalah Amos Joel Jr yang lahir di Philadelphia, 12 Maret 1918, ia memang diakui dunia sebagai pakar dalam bidang switching. Ia mendapat ijazah bachelor (1940) dan master (1942) dalam teknik elektronik dari MIT. Tidak lama setelah studi, ia memulai kariernya selama 43 tahun (dari Juli 1940-Maret 1983) di Bell Telephone Laboratories, tempat ia menerima lebih dari 70 paten Amerika di bidang telekomunikasi, khususnya di bidang switching. Amos E Joel Jr, membuat sistem penyambung (switching) ponsel dari satu wilayah sel ke wilayah sel yang lain. Switching ini harus bekerja ketika pengguna ponsel bergerak atau berpindah dari satu sel ke sel lain sehingga pembicaraan tidak terputus. Karena penemuan Amos Joel inilah penggunaan ponsel menjadi nyaman.

Fungsi dan fitur

Selain berfungsi untuk melakukan dan menerima panggilan telepon, ponsel umumnya juga mempunyai fungsi pengiriman dan penerimaan pesan singkat (short message service, SMS). Ada pula penyedia jasa teleponvideophone, sebagai alat pembayaran, maupun untuk televisi online di telepon genggam mereka. Sekarang, telepon genggam menjadi gadget yang multifungsi. Mengikuti perkembangan teknologi digital, kini ponsel juga dilengkapi dengan berbagai pilihan fitur, seperti bisa menangkap siaran radio dan televisi, perangkat lunak pemutar audio (MP3) dan video, kamera digital, game, dan layanan internet (WAP, GPRS, 3G). Selain fitur-fitur tersebut, ponsel sekarang sudah ditanamkan fitur komputer. Jadi di ponsel tersebut, orang bisa mengubah fungsi ponsel tersebut menjadi mini komputer. Di dunia bisnis, fitur ini sangat membantu bagi para pebisnis untuk melakukan semua pekerjaan di satu tempat dan membuat pekerjaan tersebut diselesaikan dalam waktu yang singkat. genggam di beberapa negara yang menyediakan layanan generasi ketiga (3G) dengan menambahkan jasa
Dewasa ini, peranan ponsel sudah menjadi sebuah kebutuhan Primer Sehari-hari, berikut kategori ponsel berdasarkan Fungsi :
Ponsel Bisnis Ponsel jenis ini ditujukan untuk anda yang menginginkan perangkat bisnis dalam genggaman anda, biasanya ponsel yang telah memiliki kemampuan ini tergolong ponsel pintar "smartphone". Beragai aplikasi bisnis terdapat dalam ponsel ini dan dapat membuat pekerjaan kantor anda dapat dilihat dan dikerjakan dalam sebuah ponsel.
Ponsel Hiburan Ponsel Jenis ini merupakan ponsel berjenis multimedia, dimana semua aktivitas yang berhubungan dengan musik, seni, foto, sosial dan lainnya dapat anda atasi dengan sebuah ponsel. Banyak Ponsel jenis ini yang memiliki varian nya tersendiri, seperti Ponsel Musik, Ponsel Kamera, dan Ponsel Internet Sosial.
Ponsel Fashion Ponsel jenis ini lebih banyak mengandalkan tampilannya, dan dapat membuat pemiliknya sangat puas meskipun dengan fitur yang terkesan "seadanya". Tetapi dibalik itu semua, sebuah Ponsel Fashion dapat berharga berkali kali lipat dari harga ponsel tercanggih. Dewasa ini dapat ditemukan ponsel yang berharga lebih mahal dari harga sebuah kendaraan bahkan lebih mahal dari harga sebuah rumah.
Ponsel Standar Ponsel jenis ini diperuntukan untuk anda yang menginginkan ponsel yang simpel, fitur yang disematkan dalam ponsel ini merupakan fitur inti, tanpa teknologi baru yang disematkan.

Perkembangan

Generasi 0

Handie-talkie SCR536
Sejarah penemuan telepon seluler tidak lepas dari perkembangan radio. Awal penemuan telepon seluler dimulai pada tahun 1921 ketika Departemen Kepolisian Detroit Michigan mencoba menggunakan telepon mobil satu arah. Kemudian, pada tahun 1928 Kepolisian Detroit mulai menggunakan radio komunikasi satu arah regular pada semua mobil patroli dengan frekuensi 2 MHz. pada perkembangan selanjutnya, radio komunikasi berkembang menjadi dua arah dengan ‘’frequency modulated ‘’(FM).
Tahun 1940, Galvin Manufactory Corporation (sekarang Motorola)mengembangkan portable Handie-talkie SCR536, yang berarti sebuah alat komunikasi di medan perang saat perang dunia II. Masa ini merupakan generasi 0 telepon seluler atau 0-G, dimana telepon seluler mulai diperkenalkan.
Setelah mengeluarkan SCR536,kemudian pada tahun 1943 Galvin Manufactory Corporation mengeluarkan kembali partable FM radio dua arah pertama yang diberi nama SCR300 dengan model backpack untuk tentara U.S. Alat ini memiliki berat sekitar 35 pon dan dapat bekerja secara efektif dalam jarak operasi 10 sampai 20 mil.
Sistem telepon seluler 0-G masih menggunakan sebuah sistem radio VHF untuk menghubungkan telepon secara langsung pada PSTN landline. Kelemahan sistem ini adalah masalah pada jaringan kongesti yang kemudian memunculkan usaha-usaha untuk mengganti sistem ini.
Generasi 0 diakhiri dengan penemuan konsep modern oleh insinyur-insinyur dari Bell Labs pada tahun 1947. Mereka menemukan konsep penggunaan telepon hexagonal sebagai dasar telepon seluler. Namun, konsep ini baru dikembangkan pada 1960-an.

Generasi I

Telepon genggam generasi 1G
Telepon genggam generasi pertama disebut juga 1G. 1-G merupakan telepon genggam pertama yang sebenarnya. Tahun 1973, Martin Cooper dari Motorola Corp menemukan telepon seluler pertama dan diperkenalkan kepada public pada 3 April 1973. Telepon seluler yang ditemukan oleh Cooper memiliki berat 30 ons atau sekitar 800 gram. Penemuan inilah yang telah mengubah dunia selamanya. Teknologi yang digunakan 1-G masih bersifat analog dan dikenal dengan istilah AMPS. AMPS menggunakan frekuensiBand antara 825 Mhz- 894 Mhz dan dioperasikan pada 800 Mhz. Karena bersifat analog, maka sistem yang digunakan masih bersifat regional. Salah satu kekurangan generasi 1-G adalah karena ukurannya yang terlalu besar untuk dipegang oleh tangan. Ukuran yang besar ini dikarenakan keperluan tenaga dan performa baterai yang kurang baik. Selain itu generasi 1-G masih memiliki masalah dengan mobilitas pengguna. Pada saat melakukan panggilan, mobilitas pengguna terbatas pada jangkauan area telpon genggam.

Generasi II

Telepon genggam tahun 1996
Generasi kedua atau 2-G muncul pada sekitar tahun 1990-an. 2G di Amerika sudah menggunakan teknologi CDMA, sedangkan di Eropa menggunakan teknologi GSM. GSM menggunakan frekuensi standar 900 Mhz dan frekuensi 1800 Mhz. Dengan frekuensi tersebut, GSM memiliki kapasitas pelanggan yang lebih besar. Pada generasi 2G sinyal analog sudah diganti dengan sinyal digital. Penggunaan sinyal digital memperlengkapi telepon genggam dengan pesan suara, panggilan tunggu, dan SMS. Telepon seluler pada generasi ini juga memiliki ukuran yang lebih kecil dan lebih ringan karena penggunaan teknologi chip digital. Ukuran yang lebih kecil juga dikarenakan kebutuhan tenaga baterai yang lebih kecil. Keunggulan dari generasi 2G adalah ukuran dan berat yang lebih kecil serta sinyal radio yang lebih rendah, sehingga mengurangi efek radiasi yang membayakan pengguna.

Generasi III

Ponsel 3-G
Generasi ini disebut juga 3G yang memungkinkan operator jaringan untuk memberi pengguna mereka jangkauan yang lebih luas, termasuk internet sebaik video call berteknologi tinggi. Dalam 3G terdapat 3 standar untuk dunia telekomunikasi yaitu Enhance Datarates for GSM Evolution (EDGE), Wideband-CDMA, dan CDMA 2000. Kelemahan dari generasi 3G ini adalah biaya yang relatif lebih tinggi, dan kurangnya cakupan jaringan karena masih barunya teknologi ini. Tapi yang menarik pada generasi ini adalah mulai dimasukkannya sistem operasi pada ponsel sehingga membuat fitur ponsel semakin lengkap bahkan mendekati fungsi PC. Sistem operasi yang digunakan antara lain Symbian, Android dan Windows Mobile

Generasi IV

Generasi ini disebut juga Fourth Generation (4G). 4G merupakan sistem ponsel yang menawarkan pendekatan baru dan solusi infrastruktur yang mengintegrasikan teknologi nirkabel yang telah ada termasuk wireless broadband (WiBro), 802.16e, CDMA, wireless LAN, Bluetooth, dan lain-lain. Sistem 4Gvideo conferencing, online game, dan lain-lain. berdasarkan heterogenitas jaringan IP yang memungkinkan pengguna untuk menggunakan beragam sistem kapan saja dan di mana saja. 4G juga memberikan penggunanya kecepatan tinggi, volume tinggi, kualitas baik, jangkauan global, dan fleksibilitas untuk menjelajahi berbagai teknologi berbeda. Terakhir, 4G memberikan pelayanan pengiriman data cepat untuk mengakomodasi berbagai aplikasi multimedia seperti,

Cara kerja

Didalam ponsel, terdapat sebuah pengeras suara, mikrofon, papan tombol, tampilan layar, dan powerful circuit board dengan mikroprosesor yang membuat setiap telepon seperti komputer mini. Ketika berhubungan dengan jaringan nirkabel, sekumpulan teknologi tersebut memungkinkan penggunanya untuk melakukan panggilan atau bertukar data dengan telepon lain atau dengan komputer.
Jaringan nirkabel beroperasi dalam sebuah jaringan yang membagi kota atau wilayah kedalam sel-sel yang lebih kecil. Satu sel mencakup beberapa blok kota atau sampai 250 mil persegi. Setiap sel menggunakan sekumpulan frekuensi radio atau saluran-saluran untuk memberikan layanan di area spesifik. Kekuatan radio ini harus dikontrol untuk membatasi jangkauan sinyal geografis. Oleh Karena itu, frekuensi yang sama dapat digunakan kembali di sel terdekat. Maka banyak orang dapat melakukan percakapan secara simultan dalam sel yang berbeda di seluruh kota atau wilayah, meskipun mereka berada dalam satu saluran.
Dalam setiap sel, terdapat stasiun dasar yang berisi antena nirkabel dan perlengkapan radio lain. Antena nirkabel dalam setiap sel akan menghbungkan penelepon ke jaringan telepon lokal, internet, ataupun jaringan nirkabel lain. Antena nirkabel mentransimiskan sinyal. Ketika ponsel dinyalakan, telepon akan mencari sinyal untuk mengkonfirmasi bahwa layanan telah tersedia. Kemudian telepon akan mentransmisikan nomor identifikasi tertentu, sehingga jaringan dapat melakukan verifikasi informasi konsumen- seperti penyedia layanan nirkabel, dan nomor telepon.
  • Panggilan dari telepon genggam ke telepon rumah
Ketika melakukan panggilan dari ponsel ke telepon rumah biasa, panggilan tersebut akan berjalan-jalan di melalui antena nirkabel terdekat dan akan diubah oleh penghantar nirkabel' ke sistem telepon landline tradisional. Panggilan tersebut kemudian akan langsung diarahkan ke jaringan telepon tradisional dan ke orang yang menjadi tujuan panggilan.
  • Panggilan dari Ponsel ke Ponsel
Ketika melakukan panggilan dari ini, panggilan akan dirutekan melalui jaringan landline kepada pengantar nirkabel penerima atau akan dirutekan dalam jaringan nirkabel' ke tempat sel terdekat dengan orang yang menjadi tujuan panggilan. Pada saat berbicara di ponsel, maka telepon genggam akan menangkap suara dan mengubah suara menjadi energi frekuensi radio (gelombang radio). gelombang radio akan berjalan melalui udara hingga menemukan penerima di stasiun dasar terdekat. Stasiun dasar kemudian akan mengirimkan panggilan tersebut melalui jaringan nirkabel hingga sampai pada orang yang menjadi tujuan telepon.
  • Panggilan jarak jauh
ketika melakukan panggilan terhadap seseorang yang berada sangat jauh, panggilan akan dirutekan pada pusat pertukaran jarah jauh, yang menyambungkan panggilan antar negara atau seluruh dunia melaui kabel fiber optic.

Wednesday, March 7, 2012

kiat sukses menghadapi ujian nasional

BANYAK orang gagal mencapai keberhasilan karena mereka tidak memiliki berbagai persiapan dalam menghadapi ujian. Untuk itu ada beberapa tips atau kiat agar Anda berhasil dan sukses menghadapi ujian nanti. Persiapan yang akan dilakukan tidak jauh berbeda dengan persiapan dalam menghadapi ujian yang lain, misalnya ujian/tes CPNS atau UMPTN.
Kiat sukses menghadapi ujian nasional ini dimulai dari persiapan diri, persiapan teknis, persiapan materi ujian, dan pada saat ujian.
Persiapan diri
Persiapan diri adalah persiapan yang dimulai dari dalam diri kita sendiri, yang meliputi persiapan fisik dan persiapan mental. Persiapan fisik berkaitan dengan persiapan jasmani/fisik dan persiapan kesehatan. Anda harus menjaga kesehatan sebelum ujian. Tidak bisa dibayangkan bagaimana sulitnya seseorang mengikuti ujian bila dalam keadaan sakit. Agar diri Anda tetap sehat secara fisik menjelang pelaksanaan ujian, Anda harus rajin berolahraga. Usahakan istirahat secara teratur dan tidur jangan terlalu malam.
Persiapan mental ialah persiapan yang berkaitan dengan sikap mental, psikis, dan emosi. Upayakan agar situasi pribadi terutama sikap emosional tetap stabil. Pertentangan yang dialami dalam diri, situasi kekecewaan (frustrasi, suasana kesedihan dan sebagainya) akan berdampak buruk terhadap hasil belajar Anda. Yang mesti diperhatian adalah Anda harus menjaga suasana hati/emosi. Diharapkan emosi Anda tetap tenang dan stabil menjelang ujian. Sebelum ujian Anda mampu mengatasi hal-hal mungkin akan mengganggu konsentrasi belajar Anda. Agar pikiran Anda tidak terbagi dan tetap terpusat dalam menghadapi ujian, perbanyaklah melakukan ibadah, karena ibadah merupakan salah satu upaya untuk mendapatkan ketenangan.
Persiapan Teknis
Persiapan teknis yaitu persiapan yang berkaitan dengan penyediaan perlengkapan yang akan digunakan dalam ujian nanti, misalnya pena, mistar penghapus, pensil, dan peraut pensil. Perlengkapan itu sebaiknya disiapkan H-1 sebelum ujian. Anda tidak akan lulus jika ternyata pensil 2B yang akan Anda pakai ternyata palsu, karena proses pemeriksaan hasil ujian menggunakan teknologi komputer. Sebelum ujian, yakinkan bahwa pensil 2B yang digunakan adalah benar-benar asli. Selain itu, sebelum ujian berlangsung Anda harus mengecek lokasi ujian dan tempat duduk.
Persiapan Materi Uji
Persiapan materi uji merupakan persiapan yang sangat penting karena persiapan materi uji ini akan menentukan kelulusan Anda. Persiapan materi uji hendaknya dilakukan sejak dini (jauh-jauh hari sebelum ujian). Menurut penelitian beberapa ahli, belajar borongan itu tidak baik dan hasilnya hanya membawa kesia-siaan. Jadi, disarankan H-1 sebelum ujian Anda tidak diperkenankan lagi memporsil diri untuk belajar. Istirahat yang cukup.
Perbanyak latihan menjawab soal dengan teman. Caranya: Ajaklah teman Anda untuk membentuk kelompok kecil sebagai kelompok belajar. Pesertanya tidak lebih dari 3 orang. Jika pesertanya terlalu banyak (lebih dari 3 orang), dikhawatirkan proses belajar menjadi tidak fokus pada materi yang akan dipelajari.
Pada Saat Ujian
Ada 10 hal yang harus diperhatikan pada saat ujian, yaitu:
  1. Pastikan bahwa Anda tidak lupa membawa kartu peserta ujian.
  2. Pastikan bahwa Anda tidak terlambat datang ke lokasi ujian.
  3. Pastikan bahwa Anda tidak lupa membawa perlengkapan ujian, seperti pena, pensil 2B, mistar, penghapus, atau papan alas.
  4. Pastikan bahwa Anda tidak melanggar tata tertib ujian. Anda bisa dikeluarkan dari ruang ujian jika melanggar.
  5. Pastikan bahwa semua identitas Anda ditulis dengan benar dan lengkap di lembar jawaban.
  6. Kerjakan soal dengan tenang.
  7. Pusatkan pikiran Anda untuk selalu berkonsentrasi menjawab soal-soal.
  8. Awali semua pekerjaan dengan berdoa kepada Allah SWT.
  9. Dahulukan menyelesaikan soal yang dianggap mudah, kemudian baru Anda berusaha untuk menyelesaikan soal yang sulit atau yang tadi merasa ragu-ragu untuk menjawabnya.
  10. 15 menit sebelum waktu ujian berakhir sebaiknya Anda sudah selesai menyelesaikan ujian, agar anda memiliki waktu untuk mengoreksi ulang mengenai identitas (nama dan nomor ujian), soal dan jawaban anda.
Selamat mengikuti Ujian Nasional, semoga bisa mendapatkan hasil yang maksimal!.

Wednesday, February 29, 2012

ini sekolahku, kalo kamu?

 yaaah vidatra! ini adalah sekolahku sekolah berprestasi. semoga vidatra tambah maju, sukses, dan jaya!


 ini halaman depan smp vidatra


 ini taman di smp vidatra. keren kan? haha


ini green house smp vidatra

Friday, February 24, 2012

Salero Bundo

hay ini ada beberapa foto kelasku 9e (Sambilan Eko Rojone Berkarya Untuk Indonesia). Selamat menyaksikan ya










sembilan e mantaaaap (?)